๐Ÿ† ONMIPA PT 2026 (Wilayah) Campuran

Naskah Soal & Pembahasan ONMIPA PT 2026 โ€” Seleksi Wilayah

๐Ÿ“… Dibuat: 4 Agustus 2026
๐Ÿ† ONMIPA PT 2026 โ€ข ← Direktori Utama ONMIPA

Halaman ini berisi naskah soal dan pembahasan lengkap ONMIPA-PT 2026 Seleksi Wilayah bidang Matematika (Hari Pertama dan Hari Kedua).


โ˜€๏ธ Hari Pertama

Bagian I: Soal Isian Singkat

Soal Isian Singkat #1 Kombinatorika

Banyak cara menempatkan nn bola berbeda ke dalam nn kotak berbeda sehingga tepat satu kotak kosong adalah โ€ฆ\dots

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: (n2)n!\binom{n}{2} n!
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Berdasarkan pigeonhole principle, pasti ada satu kotak berisi dua bola dan yang lain berisi satu bola.

Pertama pilih dua bola untuk dijadikan satu kelompok, ada (n2)\binom{n}{2} cara.

Sekarang tempatkan nn objek, yaitu 22 bola satu kelompok, nโˆ’2n - 2 bola yang lain, dan โ€˜kosongโ€™ ke nn kotak yang tersedia, ada n!n! cara.

Berdasarkan aturan perkalian, terdapat sebanyak (n2)n!\binom{n}{2}n! cara.

Soal Isian Singkat #2 Analisis Real

Misalkan โˆ‘n=1โˆžan\sum_{n=1}^{\infty} a_n adalah deret dengan suku-suku positif. Jika

limโกnโ†’โˆžan+1an=a2+56\lim_{n \to \infty} \frac{a_{n+1}}{a_n} = \frac{a^2 + 5}{6}

maka himpunan semua aโˆˆRa \in \mathbb{R} yang menjamin deret tersebut konvergen adalah interval โ€ฆ\dots

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: (โˆ’1,1)(-1, 1)
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Berdasarkan uji rasio, haruslah

a2+56<1\frac{a^2 + 5}{6} < 1

sehingga โˆ’1<a<1-1 < a < 1 menjamin deret tersebut konvergen.

Soal Isian Singkat #3 Analisis Real

Diberikan barisan fungsi fn:[0,1]โ†’Rf_n : [0, 1] \to \mathbb{R} dengan fn(x)=n2x2(1โˆ’x)nf_n(x) = n^2 x^2 (1 - x)^n. Nilai

limโกnโ†’โˆžsupโก0โ‰คxโ‰ค1fn(x)\lim_{n \to \infty} \sup_{0 \le x \le 1} f_n(x)

adalah โ€ฆ\dots

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: 4/e24/e^2
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Berdasarkan Ketaksamaan AM-GM, kita tahu bahwa

x2+x2+1โˆ’xn+โ‹ฏ+1โˆ’xnโžnn+2โ‰ฅ(x2)2(1โˆ’xn)nn+2\frac{\frac{x}{2} + \frac{x}{2} + \overbrace{\frac{1-x}{n} + \dots + \frac{1-x}{n}}^{n}}{n+2} \ge \sqrt[n+2]{\left( \frac{x}{2} \right)^2 \left( \frac{1-x}{n} \right)^n}

1n+2โ‰ฅ(x2)2(1โˆ’xn)nn+2\frac{1}{n + 2} \ge \sqrt[n+2]{\left( \frac{x}{2} \right)^2 \left( \frac{1-x}{n} \right)^n}

dan kesamaan terjadi saat x2=1โˆ’xn\frac{x}{2} = \frac{1 - x}{n}, yang memberikan x=2n+2.x = \frac{2}{n + 2}. Akibatnya

supโก0โ‰คxโ‰ค1n2x2(1โˆ’x)n=n2โ‹…4nn(n+2)n+2=4(nn+2)n+2.\sup_{0 \le x \le 1} n^2 x^2 (1 - x)^n = n^2 \cdot \frac{4n^n}{(n + 2)^{n + 2}} = 4\left(\frac{n}{n + 2}\right)^{n+2}.

Sekarang,

limโกnโ†’โˆžsupโก0โ‰คxโ‰ค1fn(x)=limโกnโ†’โˆž4(nn+2)n+2=limโกnโ†’โˆž4(1โˆ’2n+2)n+2=4eโˆ’2=4e2.\lim_{n \to \infty} \sup_{0 \le x \le 1} f_n(x) = \lim_{n\to \infty} 4\left(\frac{n}{n + 2}\right)^{n+2} = \lim_{n\to \infty} 4\left(1 -\frac{2}{n + 2}\right)^{n+2} = 4e^{-2} = \frac{4}{e^2}.

Soal Isian Singkat #4 Teori Bilangan

Jika A={nโˆˆZ1400โˆฃnโ‰กฬธ3(mod8),nโ‰กฬธ4(mod25),nโ‰กฬธ5(mod7)}A = \{n \in \mathbb{Z}_{1400} \mid n \not\equiv 3 \pmod{8}, n \not\equiv 4 \pmod{25}, n \not\equiv 5 \pmod{7}\}, maka โˆฃAโˆฃ=โ€ฆ|A| = \dots

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: 10081008
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Perhatikan bahwa 1400=8ร—25ร—71400 = 8 \times 25 \times 7. Lalu karena 8,7,258, 7, 25 saling prima, kita bisa menggunakan CRT. Dalam mod 88 terdapat 7 pilihan, dalam mod 25 terdapat 24 pilihan, dan dalam mod 7 terdapat 6 pilihan. Berdasarkan CRT, tiap pilihan memberikan nn yang tunggal dalam modulo 1400. Akibatnya, anggota AA ada sebanyak

7ร—24ร—6=1008.7 \times 24 \times 6 = 1008.

Soal Isian Singkat #5 Struktur Aljabar

Jika ฮฑ=(1ย 2ย 3ย 4ย 5ย 6)(1ย 2ย 3)(1ย 4ย 5)(1ย 6ย 5ย 4ย 3ย 2)โˆˆS7\alpha = (1 \ 2 \ 3 \ 4 \ 5 \ 6)(1 \ 2 \ 3)(1 \ 4 \ 5)(1 \ 6 \ 5 \ 4 \ 3 \ 2) \in S_7, maka ฮฑ99=โ€ฆ\alpha^{99} = \dots

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: (2ย 4ย 3ย 6ย 5)(2 \ 4 \ 3 \ 6 \ 5)
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Pertama kita hitung hasil operasi tersebut

ฮฑ=(1ย 2ย 3ย 4ย 5ย 6)(1ย 2ย 3)(1ย 4ย 5)(1ย 6ย 5ย 4ย 3ย 2)=(1ย 2ย 3ย 4ย 5ย 6)(1ย 2ย 3)(1ย 6ย 4ย 3ย 2)=(1ย 2ย 3ย 4ย 5ย 6)(1ย 6ย 4ย 2)=(2ย 5ย 6ย 3ย 4).\alpha = (1 \ 2 \ 3 \ 4 \ 5 \ 6)(1 \ 2 \ 3)(1 \ 4 \ 5)(1 \ 6 \ 5 \ 4 \ 3 \ 2) = (1 \ 2 \ 3 \ 4 \ 5 \ 6)(1 \ 2 \ 3)(1 \ 6 \ 4 \ 3 \ 2) = (1 \ 2 \ 3 \ 4 \ 5 \ 6)(1 \ 6 \ 4 \ 2) = (2 \ 5 \ 6 \ 3 \ 4).

Karena ฮฑ\alpha memiliki cycle dengan panjang 55, maka orde dari ฮฑ\alpha adalah 55, yaitu ฮฑ5=e\alpha^5 = e. Sekarang,

ฮฑ99=ฮฑ4=(2ย 5ย 6ย 3ย 4)4=(2ย 4ย 3ย 6ย 5).\alpha^{99} = \alpha^4 = (2 \ 5 \ 6 \ 3 \ 4)^4 = (2 \ 4 \ 3 \ 6 \ 5).

Bagian II: Soal Uraian / Esai

Soal Uraian / Esai #1 Kalkulus

Tentukan bilangan real terkecil cc sehingga untuk setiap x>0x > 0 berlaku

lnโก(1+2e3x)<4x+c\ln(1 + 2e^{3x}) < 4x + c

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: c=lnโก(3)c = \ln(3)
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Perhatikan bahwa

c>lnโก(1+2e3x)โˆ’4x=lnโก(1+2e3x)โˆ’lnโก(e4x)=lnโก(1+2e3xe4x)=lnโก(eโˆ’4x+2eโˆ’x).c > \ln(1 + 2e^{3x}) - 4x = \ln(1 + 2e^{3x}) - \ln(e^{4x}) = \ln\left( \frac{1 + 2e^{3x}}{e^{4x}} \right) = \ln(e^{-4x} + 2e^{-x}).

Misalkan f(x)=lnโก(eโˆ’4x+2eโˆ’x)f(x) = \ln(e^{-4x} + 2e^{-x}) maka fโ€ฒ(x)=โˆ’4eโˆ’4xโˆ’2eโˆ’xeโˆ’4x+2eโˆ’x<0f'(x) = \frac{-4e^{-4x} - 2e^{-x}}{e^{-4x} + 2e^{-x}} < 0 untuk setiap x>0x > 0. Akibatnya, ff monoton turun di x>0x > 0. Dengan demikian, cc terkecil haruslah batas atas dari f(x)f(x) pada interval tersebut, yaitu

c=limโกxโ†’0+f(x)=lnโก(e0+2e0)=lnโก(1+2)=lnโก(3).c = \lim_{x \to 0^+} f(x) = \ln(e^{0} + 2e^{0}) = \ln(1 + 2) = \ln(3).

Soal Uraian / Esai #2 Analisis Real

Misalkan fungsi f:[a,b]โ†’Rf : [a, b] \to \mathbb{R} naik monoton dan g:[a,b]โ†’Rg : [a, b] \to \mathbb{R} terintegralkan pada [a,b][a, b]. Jika g(x)โ‰ฅ0,โˆ€xโˆˆ[a,b]g(x) \ge 0, \forall x \in [a, b], buktikan terdapat cโˆˆ[a,b]c \in [a, b] sehingga:

โˆซabf(x)g(x)โ€‰dx=f(a)โˆซacg(x)โ€‰dx+f(b)โˆซcbg(x)โ€‰dx\int_a^b f(x)g(x) \, dx = f(a) \int_a^c g(x) \, dx + f(b) \int_c^b g(x) \, dx

๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Definisikan h:[a,b]โ†’Rh:[a, b]\to\mathbb{R} dengan

h(t)=f(a)โˆซatg(x)โ€‰dx+f(b)โˆซtbg(x)โ€‰dxh(t) = f(a) \int_{a}^{t} g(x) \, dx + f(b) \int_{t}^{b} g(x) \, dx

untuk setiap tโˆˆ[a,b].t\in[a,b]. Jelas bahwa hh kontinu.

Perhatikan bahwa

h(a)=f(a)โˆซaag(x)โ€‰dx+f(b)โˆซabg(x)โ€‰dx=f(b)โˆซabg(x)โ€‰dxh(a) = f(a) \int_{a}^{a} g(x) \, dx + f(b) \int_{a}^{b} g(x) \, dx = f(b) \int_{a}^{b} g(x) \, dx

dan

h(b)=f(a)โˆซabg(x)โ€‰dx+f(b)โˆซbbg(x)โ€‰dx=f(a)โˆซabg(x)โ€‰dxh(b) = f(a) \int_{a}^{b} g(x) \, dx + f(b) \int_{b}^{b} g(x) \, dx = f(a) \int_{a}^{b} g(x) \, dx

Karena ff monoton naik dan g(x)โ‰ฅ0g(x) \ge 0, maka

f(a)g(x)โ‰คf(x)g(x)โ‰คf(b)g(x).f(a)g(x) \le f(x)g(x) \le f(b)g(x).

Integralkan pada [a,b][a,b] diperoleh

f(a)โˆซabg(x)โ€‰dxโ‰คโˆซabf(x)g(x)โ€‰dxโ‰คf(b)โˆซabg(x)โ€‰dxโ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€Šh(b)โ‰คโˆซabf(x)g(x)โ€‰dxโ‰คh(a)f(a) \int_{a}^{b} g(x) \, dx \le \int_{a}^{b} f(x)g(x) \, dx \le f(b) \int_{a}^{b} g(x) \, dx \implies h(b) \le \int_{a}^{b} f(x)g(x) \, dx \le h(a)

Sekarang, karena hh kontinu, berdasarkan Teorema Nilai Antara, terdapat cโˆˆ[a,b]c\in[a,b] sedemikian sehingga

โˆซabf(x)g(x)โ€‰dx=h(c)=f(a)โˆซacg(x)โ€‰dx+f(b)โˆซcbg(x)โ€‰dx\int_{a}^{b} f(x)g(x) \, dx = h(c) = f(a) \int_{a}^{c} g(x) \, dx + f(b) \int_{c}^{b} g(x) \, dx

seperti yang ingin dibuktikan.

Soal Uraian / Esai #3 Struktur Aljabar

Diberikan suatu ring (R,+,ร—)(R, +, \times) dengan identitas perkalian 1R1_R. Jika untuk setiap rโˆˆRr \in R, minimal salah satu dari rr atau 1R+r1_R + r memiliki invers terhadap operasi perkalian, buktikan ring RR memiliki tepat satu ideal maksimal.

๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Definisikan

J={rโˆˆRโˆฃrย tidakย memilikiย inversย perkalian}J = \{ r \in R \mid r \text{ tidak memiliki invers perkalian} \}

Klaim: JJ adalah ideal maksimal satu-satunya dari RR.

Bukti.

Pertama akan dibuktikan bahwa JJ adalah ideal. Jelas bahwa 0โˆˆJ0\in J.

Ambil a,bโˆˆJa,b\in J dan andaikan a+bโˆ‰J,a + b\notin J, maka a+ba + b memiliki invers. Artinya, ada uโˆˆRu\in R sedemikian sehingga (a+b)u=1โ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€Šau+bu=1(a + b) u = 1 \implies au + bu = 1.

Karena a,bโˆˆJa,b\in J dan uโˆ‰Ju\notin J, haruslah โˆ’auโˆˆJ-au\in J dan bu=1+(โˆ’au)โˆˆJbu = 1 +(-au)\in J. Kontradiksi dengan bahwa salah satu dari โˆ’au-au atau 1โˆ’au1-au harus memiliki invers.

Dengan demikian, a+bโˆˆJa + b\in J.

Sekarang ambil aโˆˆJa\in J dan rโˆˆRr\in R. Jelas bahwa ar,raโˆˆJar,ra\in J. Karena jika tidak, maka arar (atau rara) memiliki invers dan akibatnya aa memiliki invers kiri (atau kanan), kontradiksi.

Dengan demikian, terbukti bahwa JJ adalah ideal dari RR.

Selanjutnya akan ditunjukkan bahwa tidak ada ideal maksimal yang lain.

Andaikan II adalah ideal dari RR dengan Iโ‰ RI\neq R. Ambil cโˆˆIc\in I. Jika cโˆ‰J,c\notin J, maka cc memiliki invers dan akibatnya ccโˆ’1=1โˆˆIcc^{-1} =1\in I. Akibatnya, I=RI = R, kontradiksi. Sehingga haruslah cโˆˆJc\in J. Dengan kata lain, IโІJI\subseteq J.

Terbukti bahwa RR memiliki tepat satu ideal maksimal.

Soal Uraian / Esai #4 Struktur Aljabar

Misalkan GG adalah himpunan tak kosong dengan operasi biner asosiatif (ditulis sebagai perkalian) sedemikian sehingga untuk setiap x,y,zโˆˆGx, y, z \in G berlaku xy=zxyzxy = zxyz. Buktikan:

  1. Operasi pada GG komutatif.
  2. Jika H={xyโˆฃx,yโˆˆG}H = \{xy \mid x, y \in G\}, maka HH adalah grup terhadap operasi yang sama.
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ
  1. Dari sifat yang diberikan, jelas bahwa x2=x4x^2 = x^4 untuk setiap xโˆˆGx\in G. Kemudian untuk sebarang x,yโˆˆG,x,y\in G, xy=yxyyy=yxy2=yxy4=y(xyyy)y=xyyy.xy = yxyyy = yxy^2 = yxy^4 = y(xyyy)y = xyyy. Kalikan yyyy di ruas paling kiri dan paling kanan diperoleh yyxy=yyxyyyโ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€Šyx=y(yxyy)yโ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€Šyx=yxyyโ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€Šyx=xy.yyxy = yyxyyy \implies yx = y(yxyy)y \implies yx = yxyy \implies yx = xy.

  2. (Tertutup) Ambil h1,h2โˆˆHh_1,h_2\in H maka h1,h2โˆˆGh_1,h_2\in G akibatnya h1h2โˆˆH.h_1h_2\in H. (Asosiatif) bawaan dari GG. (Identitas) Ambil aโˆˆGa\in G, maka a2โˆˆHa^2\in H. Untuk h=x1y1h = x_1y_1, diperoleh eh=a2x1y1=ax1y1a=x1y1=hdanhe=x1y1a2=ax1y1a=x1y1=heh = a^2x_1y_1 = ax_1y_1a = x_1y_1 = h \quad \text{dan} \quad he = x_1y_1a^2 = ax_1y_1a = x_1y_1 = h ini menunjukkan bahwa untuk sebarang aโˆˆGa\in G, a2a^2 adalah identitas dari H.H. (Invers) Invers dari hโˆˆHh\in H adalah hh karena h2=eโˆˆH.h^2 = e\in H.

Soal Uraian / Esai #5 Kombinatorika

Buktikan bahwa (4n)!(4n)! habis dibagi oleh 23n3n2^{3n} 3^n untuk setiap bilangan asli nn.

๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Ini cukup well-known. Andaikan vp(m)v_p(m) adalah pangkat tertinggi dari bilangan prima pp agar membagi mm.

Untuk n=1,2n = 1,2 jelas terbukti. Andaikan nโ‰ฅ3.n \ge 3.

Perhatikan bahwa

v2((4n)!)=โˆ‘k=1โˆžโŒŠ4n2kโŒ‹=โŒŠ4n2โŒ‹+โŒŠ4n4โŒ‹+โˆ‘k=3โˆžโŒŠ4n2kโŒ‹=2n+n+โˆ‘k=3โˆžโŒŠ4n2kโŒ‹=3n+โˆ‘k=3โˆžโŒŠ4n2kโŒ‹โ‰ฅ3nv_2((4n)!) = \sum_{k=1}^{\infty} \left\lfloor \frac{4n}{2^k} \right\rfloor = \left\lfloor \frac{4n}{2} \right\rfloor + \left\lfloor \frac{4n}{4} \right\rfloor + \sum_{k=3}^{\infty} \left\lfloor \frac{4n}{2^k} \right\rfloor = 2n + n + \sum_{k=3}^{\infty} \left\lfloor \frac{4n}{2^k} \right\rfloor = 3n + \sum_{k=3}^{\infty} \left\lfloor \frac{4n}{2^k} \right\rfloor \ge 3n

dan

v3((4n)!)=โˆ‘k=1โˆžโŒŠ4n3kโŒ‹=โŒŠ4n3โŒ‹+โˆ‘k=2โˆžโŒŠ4n3kโŒ‹=โŒŠn+n3โŒ‹+โˆ‘k=2โˆžโŒŠ4n3kโŒ‹=n+โŒŠn3โŒ‹+โˆ‘k=2โˆžโŒŠ4n3kโŒ‹โ‰ฅnv_3((4n)!) = \sum_{k=1}^{\infty} \left\lfloor \frac{4n}{3^k} \right\rfloor = \left\lfloor \frac{4n}{3} \right\rfloor + \sum_{k=2}^{\infty} \left\lfloor \frac{4n}{3^k} \right\rfloor = \left\lfloor n + \frac{n}{3} \right\rfloor + \sum_{k=2}^{\infty} \left\lfloor \frac{4n}{3^k} \right\rfloor = n + \left\lfloor \frac{n}{3} \right\rfloor + \sum_{k=2}^{\infty} \left\lfloor \frac{4n}{3^k} \right\rfloor \ge n

seperti yang ingin dibuktikan.


๐ŸŒ™ Hari Kedua

Bagian I: Soal Isian Singkat

Soal Isian Singkat #1 Aljabar Linear

Misalkan X=(2026)X = \begin{pmatrix} 2 & 0 \\ 2 & 6 \end{pmatrix}. Matriks YY berukuran 2ร—22 \times 2 yang memenuhi persamaan

2XY=21Xโˆ’2Y2XY = 21X - 2Y

adalah โ€ฆ\dots

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: Y=(7019)Y = \begin{pmatrix} 7 & 0 \\ 1 & 9 \end{pmatrix}
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Y=(7019).Y = \begin{pmatrix} 7 & 0 \\ 1 & 9 \end{pmatrix}.

Soal Isian Singkat #2 Analisis Kompleks

Apabila diketahui semua akar persamaan

(1+iz1โˆ’iz)2026=12+ik\left( \frac{1 + iz}{1 - iz} \right)^{2026} = \frac{1}{2} + ik

merupakan bilangan real, maka nilai kโˆˆRk \in \mathbb{R} terbesar yang memenuhi adalah โ€ฆ\dots

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: 123\frac{1}{2}\sqrt{3}
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Karena zz adalah bilangan real, modulus ruas kiri adalah 11. Akibatnya modulus ruas kanan juga 11. Dari (1/2)2+k2=1(1/2)^2 + k^2 = 1 diperoleh k=ยฑ123.k = \pm \frac{1}{2}\sqrt{3}. Nilai terbesar kk yang mungkin adalah k=123.k = \frac{1}{2}\sqrt{3}.

Soal Isian Singkat #3 Analisis Kompleks

Untuk โˆฃzโˆ’2iโˆฃ<2|z - 2i| < 2, definisikan

f(z)=โˆ‘n=1โˆž(โˆ’1)nโˆ’1(zโˆ’2i2i)nnf(z) = \sum_{n=1}^{\infty} (-1)^{n-1} \frac{(\frac{z-2i}{2i})^n}{n}

Nilai dari โˆฃfโ€ฒ(1+i)โˆฃ2|f'(1 + i)|^2 adalah โ€ฆ\dots

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: 1/21/2
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Ingat bahwa lnโก(1+z)=โˆ‘n=1โˆž(โˆ’1)nโˆ’1znn\ln (1 + z) = \sum_{n = 1}^\infty (-1)^{n - 1} \frac{z^n}{n}

sehingga

f(z)=lnโก(1+zโˆ’2i2i)=lnโก(z2i)=lnโกzโˆ’lnโก(2i)f(z) = \ln \left(1 + \frac{z - 2i}{2i}\right) = \ln \left(\frac{z}{2i}\right) = \ln z - \ln(2i) fโ€ฒ(z)=1zf'(z) = \frac{1}{z} fโ€ฒ(1+i)=11+if'(1 + i) = \frac{1}{1 + i} โˆฃfโ€ฒ(1+i)โˆฃ=1โˆฃ1+iโˆฃ=12|f'(1 + i)| = \frac{1}{|1 + i|} = \frac{1}{\sqrt{2}} โˆฃfโ€ฒ(1+i)โˆฃ2=12.|f'(1 + i)|^2 = \frac{1}{2}.

Soal Isian Singkat #4 Aljabar Linear

Misalkan A=(aij)A = (a_{ij}) dan B=(bij)B = (b_{ij}) matriks berukuran 2026ร—20262026 \times 2026 dengan aij={i+j,iโ‰คj0,i>ja_{ij} = \begin{cases} i + j, & i \le j \\ 0, & i > j \end{cases} dan bij={1i+j,iโ‰ฅj0,i<jb_{ij} = \begin{cases} \frac{1}{i + j}, & i \ge j \\ 0, & i < j \end{cases}. Nilai dari tr(AB)=โ€ฆ\text{tr}(AB) = \dots

(Catatan: tr(M)\text{tr}(M) menyatakan trace dari matriks MM.)

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: 2.053.3512.053.351
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Misalkan elemen dari ABAB adalah cijc_{ij}, maka bagian diagonalnya adalah

ckk=โˆ‘j=12026akjbjk=โˆ‘j=k2026(k+j)โ‹…1j+k=โˆ‘j=k20261=2027โˆ’kc_{kk} = \sum_{j = 1}^{2026} a_{kj} b_{jk} = \sum_{j = k}^{2026} (k + j)\cdot\frac{1}{j + k} = \sum_{j = k}^{2026} 1 = 2027 - k

sehingga

tr(AB)=โˆ‘k=12026(2027โˆ’k)=(2027)(2026)2=2027โ‹…1013=2.053.351.\text{tr}(AB) = \sum_{k = 1}^{2026} (2027 - k) = \frac{(2027)(2026)}{2} = 2027 \cdot 1013 = 2.053.351.

Soal Isian Singkat #5 Kombinatorika

Banyaknya bilangan 10-digit dimana seluruh digitnya tidak boleh nol dan setiap bilangan yang dibentuk oleh dua angka berdekatan dapat dibagi oleh salah satu dari 13, 17, 23, 37 adalah โ€ฆ\dots

๐Ÿ”‘ Lihat Jawaban โ–พ
Kunci Jawaban: 00
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Daftar pasangan 2-digit tanpa angka 0 yang habis dibagi 13, 17, 23, atau 37:

  • Kelipatan 13: 13, 26, 39, 52, 65, 78, 91
  • Kelipatan 17: 17, 34, 51, 68, 85
  • Kelipatan 23: 23, 46, 69, 92
  • Kelipatan 37: 37, 74

Graf transisi digit:

  • 1โ†’3,71 \to 3, 7
  • 2โ†’3,62 \to 3, 6
  • 3โ†’4,7,93 \to 4, 7, 9
  • 4โ†’64 \to 6
  • 5โ†’1,25 \to 1, 2
  • 6โ†’5,8,96 \to 5, 8, 9
  • 7โ†’4,87 \to 4, 8
  • 8โ†’58 \to 5
  • 9โ†’1,29 \to 1, 2

Pelacakan menunjukkan setiap jalur berpanjang 10 digit menemui buntu (dead end). Maka banyaknya bilangan yang memenuhi adalah 00.

Bagian II: Soal Uraian / Esai

Soal Uraian / Esai #1 Analisis Kompleks

Tentukan semua bilangan kompleks yang memenuhi persamaan

z2026โˆ’z2025+z2024โˆ’โ‹ฏโˆ’z+1=0z^{2026} - z^{2025} + z^{2024} - \dots - z + 1 = 0

๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Untuk zโ‰ โˆ’1,z \neq -1, kalikan kedua ruas dengan z+1z + 1 diperoleh

(z+1)(z2026โˆ’z2025+z2024โˆ’โ‹ฏโˆ’z+1)=0โ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€Šz2027+1=0โ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€Šz2027=โˆ’1=ei(ฯ€+2kฯ€)(z+1)(z^{2026} - z^{2025} + z^{2024} - \dots - z + 1) = 0 \implies z^{2027} + 1 = 0 \implies z^{2027} = -1 = e^{i(\pi + 2k\pi)}

maka nilai yang mungkin menjadi akar-akar dari persamaan ini adalah

zk=ei(ฯ€+2kฯ€)/2027,k=0,1,2,โ€ฆ,2026.z_k = e^{i(\pi + 2k\pi)/2027}, \quad k = 0, 1, 2, \dots, 2026.

Namun, jelas bahwa z=โˆ’1z = -1 bukanlah akar. Perhatikan bahwa zk=โˆ’1z_k = -1 saat k=1013.k = 1013. Akibatnya, himpunan semua bilangan kompleks yang memenuhi persamaan tersebut adalah

{ei(ฯ€+2kฯ€)/2027โˆฃk=0,1,2,โ€ฆ,1012,1014,โ€ฆ,2026}.\{e^{i(\pi + 2k\pi)/2027} \mid k = 0, 1, 2, \dots, 1012, 1014, \dots, 2026\}.

Soal Uraian / Esai #2 Analisis Kompleks

Misalkan fungsi kompleks ff analitik pada domain C\mathbb{C}. Buktikan bahwa fungsi kompleks gg dengan g(z)=f(2026zห‰)โ€พg(z) = \overline{f(2026\bar{z})} juga analitik pada C\mathbb{C}.

๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Misalkan f(w)=u(x,y)+iv(x,y)f(w) = u(x, y) + i v(x, y) di mana w=x+iyw = x + iy. Karena ff analitik pada C\mathbb{C}, komponen uu dan vv memenuhi Persamaan Cauchy-Riemann ux=vyu_x = v_y dan uy=โˆ’vxu_y = -v_x.

Untuk z=x+iyโ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€Š2026zห‰=2026xโˆ’i2026yz = x + iy \implies 2026\bar{z} = 2026x - i 2026y.

Maka g(z)=f(2026xโˆ’i2026y)โ€พ=u(2026x,โˆ’2026y)โˆ’iv(2026x,โˆ’2026y)g(z) = \overline{f(2026x - i 2026y)} = u(2026x, -2026y) - i v(2026x, -2026y).

Definisikan U(x,y)=u(2026x,โˆ’2026y)U(x, y) = u(2026x, -2026y) dan V(x,y)=โˆ’v(2026x,โˆ’2026y)V(x, y) = -v(2026x, -2026y).

Turunan parsial:

Ux=2026ux=2026vy=VydanUy=โˆ’2026uy=2026vx=โˆ’Vx.U_x = 2026 u_x = 2026 v_y = V_y \quad \text{dan} \quad U_y = -2026 u_y = 2026 v_x = -V_x.

Karena UU dan VV memenuhi Persamaan Cauchy-Riemann, maka g(z)g(z) terbukti analitik pada C\mathbb{C}.

Soal Uraian / Esai #3 Aljabar Linear

Misalkan PP adalah ruang semua polinom atas R\mathbb{R}. Didefinisikan transformasi linear T:Pโ†’PT : P \to P dengan T(f(x))=xf(x)T(f(x)) = x f(x) untuk setiap polinom f(x)f(x) di PP.

  1. Tunjukkan bahwa TT tidak memiliki nilai eigen real.
  2. Apakah terdapat suatu transformasi linear S:Pโ†’PS : P \to P sehingga Tโˆ˜ST \circ S merupakan pemetaan identitas? Jelaskan jawaban anda.
๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ
  1. Andaikan ฮป\lambda adalah nilai eigen dari TT untuk vektor eigen yang bersesuaian ff, maka

    T(f(x))=xf(x)=ฮปf(x)โ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€Š(xโˆ’ฮป)f(x)=0.T(f(x)) = x f(x) = \lambda f(x) \implies (x - \lambda)f(x) = 0.

    Karena fโ‰กฬธ0f \not\equiv 0 haruslah xโˆ’ฮป=0x - \lambda = 0 untuk setiap xโˆˆRx \in \mathbb{R}. Kontradiksi.

    Akibatnya, TT tidak memiliki nilai eigen real.

  2. Tidak ada.

    Bukti.

    Andaikan ada SS sedemikian sehingga Tโˆ˜S(f(x))=f(x)T \circ S (f(x)) = f(x) untuk setiap polinomial ff.

    Pandang polinomial konstan f(x)=1f(x) = 1 untuk setiap xโˆˆR.x \in \mathbb{R}. Perhatikan bahwa

    T(S(1))=1โ€…โ€ŠโŸนโ€…โ€ŠxS(1)=1T(S(1)) = 1 \implies xS(1) = 1

    ruas kiri berderajat setidaknya satu, sedangkan ruas kanan berderajat nol. Kontradiksi.

Soal Uraian / Esai #4 Aljabar Linear

Misalkan AA suatu matriks berukuran 4ร—44 \times 4 dengan rank(A)=2\text{rank}(A) = 2. Buktikan bahwa terdapat vektor-vektor kolom u1,u2,w1,w2u_1, u_2, w_1, w_2 di R4\mathbb{R}^4 sehingga u1Tu2=0u_1^T u_2 = 0 dan A=u1w1T+u2w2TA = u_1 w_1^T + u_2 w_2^T.

๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Karena rank(A)=2\text{rank}(A) = 2, ruang kolom Col(A)\text{Col}(A) berdimensi 22. Pilih basis ortonormal {u1,u2}\{u_1, u_2\} dari Col(A)\text{Col}(A) sehingga u1Tu2=0u_1^T u_2 = 0 dan โˆฅu1โˆฅ=โˆฅu2โˆฅ=1\|u_1\| = \|u_2\| = 1.

Setiap kolom AjโˆˆCol(A)A_j \in \text{Col}(A) dapat dinyatakan sebagai Aj=(u1TAj)u1+(u2TAj)u2A_j = (u_1^T A_j) u_1 + (u_2^T A_j) u_2.

Definisikan w1=ATu1w_1 = A^T u_1 dan w2=ATu2w_2 = A^T u_2.

Maka u1w1T+u2w2T=u1u1TA+u2u2TA=Au_1 w_1^T + u_2 w_2^T = u_1 u_1^T A + u_2 u_2^T A = A dengan u1Tu2=0u_1^T u_2 = 0.

Soal Uraian / Esai #5 Kombinatorika

Buktikan bahwa โˆ‘k=0n(โˆ’1)k(nk)f(k)=0\sum_{k=0}^{n} (-1)^k \binom{n}{k} f(k) = 0 untuk setiap polinom ff dengan derajat kurang dari nn.

๐Ÿ’ก Lihat Pembahasan โ–พ

Untuk setiap polinomial ff, definisikan operator EE sebagai Ef(x)=f(x+1)Ef(x) = f(x+1).

Tinjau

(Eโˆ’1)f=f(x+1)โˆ’f(x)=h(x)(E-1)f = f(x + 1) - f(x) = h(x)

untuk suatu polinomial hh. Perhatikan bahwa derajat hh adalah satu kurangnya dari derajat ff. Artinya, tiap kali pengoperasian operator Eโˆ’1E - 1 pada ff akan mengurangi derajat ff sebesar satu.

Akibatnya, karena derajat ff kurang dari nn, maka

(Eโˆ’1)nf(x)=0,โˆ€x.(E-1)^n f(x) = 0, \quad \forall x.

Penerapan EE pada f(x)f(x) sebanyak kk kali memberikan Ek(f(x))=f(x+k)E^k(f(x)) = f(x + k). Sekarang, ekspansi binomial pada (Eโˆ’1)nf(0)(E - 1)^n f(0) memberikan

(Eโˆ’1)nf(0)=โˆ‘k=0n(nk)Ek(โˆ’1)nโˆ’kf(0)=โˆ‘k=0n(โˆ’1)nโˆ’k(nk)f(k)(E-1)^n f(0) = \sum_{k=0}^{n} \binom{n}{k} E^k (-1)^{n-k} f(0) = \sum_{k=0}^{n} (-1)^{n-k} \binom{n}{k} f(k)

0=โˆ‘k=0n(โˆ’1)k(nk)f(k)0 = \sum_{k=0}^{n} (-1)^{k} \binom{n}{k} f(k)

seperti yang ingin dibuktikan.

๐Ÿ† ONMIPA PT 2026 โ€ข ← Direktori Utama ONMIPA
๐Ÿ”—

Materi Terkait (Linked References) (0)

Belum ada materi lain yang mentautkan halaman ini.