Keterbukaan & Transparansi

AI dalam Pembangunan Website Ini

Website ini dibangun secara mandiri dengan bantuan Artificial Intelligence (AI).

AI digunakan dalam berbagai tahap, mulai dari menyusun struktur materi, membuat draf awal, membantu pemformatan, hingga membantu menulis dan mengembangkan kode website. Namun, AI bukanlah pengganti proses berpikir dan editorial. Saya tetap menentukan arah website, memeriksa hasilnya, dan menentukan apa yang layak dipublikasikan.

Halaman ini menjelaskan bagaimana AI digunakan dalam proses tersebut dan mengapa materi pada website ini memiliki penanda status kurasi seperti Direview oleh Filza maupun ⏳ Belum direview .

Daftar Isi Halaman

Mengapa Menggunakan AI?

Membangun website seperti ini seorang diri melibatkan banyak pekerjaan.

Selain menulis materi, terdapat pekerjaan lain seperti menyusun struktur halaman, menulis kode, memformat persamaan matematika, membuat komponen antarmuka, memperbaiki kesalahan kode, dan berbagai pekerjaan kecil lainnya.

AI membantu mempercepat pekerjaan tersebut sehingga saya dapat lebih banyak berfokus pada isi, struktur, dan tujuan website, daripada menghabiskan waktu pada pekerjaan yang bersifat mekanis.

"AI saya gunakan sebagai alat bantu, bukan sebagai sumber kebenaran."

Apa yang AI Bantu Kerjakan?

🧱 Menyusun Struktur

AI dapat membantu membuat struktur awal suatu materi berdasarkan buku dan catatan yang menjadi acuan.

Misalnya, lima materi utama dalam bidang matematika:

AI dapat membantu mengubah materi tersebut menjadi struktur seperti:

Bab → Subbab → Topik → Contoh → Latihan

Struktur ini sangat membantu ketika harus membangun banyak materi sekaligus.

Namun, memiliki struktur bukan berarti materi tersebut sudah selesai. Beberapa materi pada tahap awal masih sangat mentah: penjelasannya terlalu singkat, contoh masih sedikit, dan beberapa bagian bahkan hanya memiliki satu latihan soal. Struktur yang dihasilkan AI menjadi semacam kerangka awal yang kemudian dapat dikembangkan lebih lanjut.


✍️ Membuat Draf Awal

AI juga digunakan untuk membuat draf pertama.

Daripada selalu memulai dari halaman kosong, saya dapat memberikan topik, referensi, atau kerangka kepada AI dan menggunakannya sebagai titik awal.

Draf tersebut kemudian saya baca, ubah, kembangkan, atau tulis ulang sesuai kebutuhan. Dengan demikian, draf AI bukanlah hasil akhir.


📐 Membantu Pemformatan

AI sangat membantu pekerjaan yang bersifat mekanis, seperti:

  • Markdown dan MDX
  • LaTeX dan notasi matematika
  • Heading dan struktur dokumen
  • Tabel
  • Format soal dan pembahasan
  • Metadata dan struktur komponen

Hal-hal seperti ini mungkin terlihat kecil, tetapi ketika jumlah materi menjadi banyak, pekerjaan pemformatan dapat memakan waktu yang cukup besar.

Dengan bantuan AI, saya dapat lebih fokus pada pertanyaan yang lebih penting: "Apa yang seharusnya dijelaskan?" daripada "Bagaimana saya menulis sintaks untuk menampilkan ini?".


💻 Membantu Membangun Website

AI juga digunakan dalam proses pengembangan website itu sendiri.

AI membantu dalam berbagai pekerjaan seperti membuat kode awal, membuat komponen, mencari dan menjelaskan bug, melakukan refactoring, mengeksplorasi pendekatan teknis, dan mengembangkan fitur baru.

Namun, arsitektur, desain, fitur, dan arah website tetap saya tentukan sendiri.


💡 Brainstorming dan Eksplorasi

AI juga berperan sebagai thinking partner. Saya dapat menggunakannya untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan:

  • "Bagaimana materi ini sebaiknya disusun?"
  • "Apakah penjelasan ini sudah cukup jelas?"
  • "Apa contoh yang lebih sederhana?"
  • "Bagaimana fitur ini sebaiknya dibuat?"

Jawaban AI menjadi bahan pertimbangan, bukan keputusan akhir.

Mengapa Masih Perlu Direview?

Karena AI dapat menghasilkan sesuatu yang terlihat benar tanpa benar-benar memberikan penjelasan yang baik.

Dalam materi matematika, masalahnya bahkan tidak selalu berupa kesalahan yang jelas. Kadang hasil akhirnya benar, tetapi cara mencapai hasil tersebut terlalu berputar, melewatkan alasan penting, atau menggunakan penalaran yang kurang baik.

Salah satu contohnya adalah pembahasan berikut.

Contoh: Matriks Idempoten (AB=A dan BA=BAB = A \text{ dan } BA = B)

Diberikan matriks persegi AA dan BB yang memenuhi AB=A dan BA=BAB = A \text{ dan } BA = B. Kita ingin membuktikan bahwa AA dan BB merupakan matriks idempoten (A2=A dan B2=BA^2 = A \text{ dan } B^2 = B).

Draf Pembuktian Awal oleh AI (Berputar-putar & Membingungkan):

Kita hitung perkalian matriks A2A^2 dengan memanfaatkan substitusi persamaan yang diberikan. Menggunakan sifat asosiatif perkalian matriks, kita peroleh

A2=A⋅A=A(BA)=(AB)AA^2 = A \cdot A = A(BA) = (AB)A

Karena hipotesis menyatakan bahwa AB=AAB = A, substitusi ke dalam ruas kanan menghasilkan (AB)A=A⋅A=A2(AB)A = A \cdot A = A^2. Namun, kita juga dapat mengelompokkan A(BA)=A⋅B=AA(BA) = A \cdot B = A. Dengan demikian terbukti bahwa A2=AA^2 = A.

Menggunakan langkah yang analog untuk matriks BB, kita hitung

B2=B⋅B=B(AB)=(BA)B=B⋅B=BB^2 = B \cdot B = B(AB) = (BA)B = B \cdot B = B

Terbukti bahwa AA dan BB keduanya merupakan matriks idempoten.

Logika pembuktian AI di atas cukup berputar dan membingungkan: AI melakukan substitusi (AB)A=A⋅A=A2(AB)A = A \cdot A = A^2 yang justru memutar kembali ke bentuk A2A^2 (bentuk yang sedang ingin dibuktikan), lalu membuat cabang penalaran lain secara terpisah untuk menyimpulkan AA. Selain itu pada pembuktian B2B^2, AI juga mengulang substitusi berputar yang sama.

Hasil Pembuktian Direview oleh Filza (Singkat, Tepat & Langsung):

Menggunakan substitusi hipotesis AB=A dan BA=BAB = A \text{ dan } BA = B serta sifat asosiatif perkalian matriks, pembuktian dituliskan jauh lebih singkat dan mengalir secara langsung

A2=AA=(AB)A=A(BA)=AB=AA^2 = AA = (AB)A = A(BA) = AB = A

dan secara analog untuk matriks BB

B2=BB=(BA)B=B(AB)=BA=BB^2 = BB = (BA)B = B(AB) = BA = B

Perbedaannya memang sederhana. Namun contoh ini menunjukkan mengapa materi yang dibuat dengan bantuan AI tetap perlu ditinjau.

"Jawaban yang benar belum tentu merupakan penjelasan yang baik."

Apa yang Saya Periksa?

Review tidak hanya berarti mencari apakah AI melakukan kesalahan.

Ketika meninjau sebuah materi, saya dapat memeriksa beberapa hal, antara lain:

✓ Kebenaran

Apakah pernyataan, perhitungan, definisi, dan pembuktiannya benar?

✓ Logika

Apakah setiap langkah benar-benar mengikuti langkah sebelumnya?

✓ Kelengkapan

Apakah terdapat langkah atau konsep penting yang dilewati?

✓ Kejelasan

Apakah pembaca dapat memahami mengapa suatu langkah dilakukan?

✓ Struktur

Apakah materi disusun dalam urutan yang membantu pembaca mempelajarinya?

✓ Konsistensi

Apakah notasi, istilah, dan format digunakan secara konsisten?

✓ Kualitas Latihan

Apakah soal yang diberikan relevan dan cukup membantu pembaca memahami materi?

Karena itu, proses review terkadang tidak hanya menghasilkan koreksi, tetapi juga penulisan ulang.

Peran Saya

AI dapat membantu menghasilkan banyak hal dengan cepat. Namun, ada beberapa hal yang tetap menjadi tanggung jawab saya:

Menentukan Arah

Saya yang menentukan apa yang ingin dibangun, siapa yang ingin dibantu oleh website ini, bagaimana materi disusun, dan ke mana website ini dikembangkan.

Melakukan Kurasi

Tidak semua hasil yang diberikan AI harus masuk ke website. Sebagian mungkin perlu diperbaiki, dikembangkan, ditulis ulang, atau bahkan dibuang.

Memeriksa Isi

Terutama untuk materi matematika, hasil AI perlu dibandingkan kembali dengan definisi, teorema, pembuktian, buku, catatan, atau sumber lain yang relevan.

Menentukan Standar

AI tidak menentukan kapan sebuah artikel "sudah cukup baik". Saya yang menentukan apakah penjelasan, contoh, latihan, dan struktur suatu artikel sudah layak untuk ditampilkan.

Bertanggung Jawab atas Hasil Akhir

Pada akhirnya, AI hanya membantu prosesnya. Apa yang dipublikasikan tetap menjadi tanggung jawab saya.

Apa Arti "Direview oleh Filza"?

Beberapa artikel di website ini memiliki tanda:

Direview oleh Filza
⏳ Belum direview

Tanda tersebut berarti artikel telah saya baca dan tinjau secara manual. Dalam proses tersebut, saya memeriksa isi, penalaran, struktur, kejelasan, dan aspek lain yang relevan untuk memastikan artikel tersebut layak untuk ditampilkan sebagai materi yang telah dikurasi.

Tanda ini bukan berarti artikel tidak akan pernah berubah lagi. Materi tetap dapat diperbaiki, diperluas, atau diperbarui di kemudian hari. Review menunjukkan bahwa artikel tersebut telah melalui proses kurasi pada saat peninjauan, bukan bahwa artikel tersebut telah mencapai bentuk akhirnya untuk selamanya.

"Terbit tidak selalu berarti selesai."

Sebuah Digital Garden

Website ini menggunakan konsep digital garden (kebun digital). Untuk penjelasan lengkap mengenai etos kerja kebun digital, sitasi esai Maggie Appleton, dan kaitannya dengan ONMIPA-PT, Anda dapat membaca halaman Konsep Digital Garden di Website Ini →.

Berbeda dengan buku yang biasanya disusun sebagai karya yang telah selesai, materi di sini dipandang sebagai sesuatu yang dapat terus berkembang.

Sebuah tulisan dapat dimulai sebagai seed—sebuah gagasan atau kerangka awal—kemudian berkembang seiring bertambahnya penjelasan, contoh, latihan, pembuktian, dan referensi.

🌱 Seedling

Draf atau kerangka materi awal (bawaan AI). Masih mentah dan perlu dikembangkan.

🌿 Budding

Catatan yang telah beberapa kali direvisi & diperkaya pembuktian serta latihan soal.

🌲 Evergreen

Catatan yang sudah sangat matang, komprehensif, dan terhubung lebat.

Status-status tersebut menggambarkan proses pertumbuhan sebuah tulisan, bukan tingkat kebenaran atau validitas akademiknya.

Sementara tanda ✓ Direview oleh Filza memiliki fungsi yang berbeda: tanda tersebut menunjukkan bahwa artikel telah melalui proses review manual.

AI Membantu Menanam Benihnya

AI memungkinkan saya membangun website ini dan mengembangkan materinya dengan jauh lebih cepat. Ia membantu menyusun, menulis, memformat, mencari kemungkinan, dan membangun.

Tetapi AI tidak menentukan apa yang ingin saya bangun. AI tidak menentukan apa yang layak dipublikasikan. Dan AI tidak menjadi pemeriksa terakhir dari materi yang ada di sini.

"AI membantu menanam benihnya. Saya yang menentukan apa yang ditanam, merawatnya, dan memastikan apa yang tumbuh layak untuk dibaca."
Filza Buana Putra — Pengelola & Kurator Utama
Jelajahi Catatan Materi

Diskusi & Tanya Jawab

Punya pertanyaan atau diskusi terkait materi ini? Tuliskan komentar Anda di bawah.

Powered by GitHub Discussions
Tips Penulisan Notasi Matematika & Format Komentar

Komentar ini mendukung penulisan notasi matematika LaTeX dan format Markdown. Seluruh pesan dimuat secara terisolasi di dalam iframe aman sehingga tidak akan merusak layout halaman website:

  • Inline Math: Gunakan $...$ (contoh: $a \in G$).
  • Display Math: Berikan baris baru (enter) di sebelum & sesudah $$ atau gunakan blok kode ```math (contoh: $$\n\frac{a+b}{2} \ge \sqrt{ab}\n$$).