Prinsip Eksistensi: Pigeonhole & Paritas
Prinsip Sarang Merpati (Pigeonhole Principle) bentuk lemah dan kuat, serta Argumen Paritas dan Invarian Pewarnaan Papan Catur.
Dalam kombinatorika, kita sering kali tidak diminta untuk menghitung berapa banyak cara sesuatu terjadi, melainkan cukup membuktikan bahwa sesuatu pasti terjadi. Dua alat utama untuk ini adalah Prinsip Sarang Merpati (Pigeonhole Principle) dan Argumen Paritas.
1. The Pigeonhole Principle (Prinsip Sarang Merpati)
Prinsip ini secara intuitif menyatakan bahwa jika kita mencoba memasukkan terlalu banyak objek ke dalam wadah yang terlalu sedikit, maka setidaknya satu wadah akan berisi lebih dari satu objek.
Jika ekor burung merpati dimasukkan ke dalam buah sangkar, maka setidaknya ada satu sangkar yang berisi dua ekor merpati atau lebih.
Secara formal dalam terminologi fungsi: Jika adalah fungsi dari himpunan berhingga ke dengan , maka bukan fungsi injektif (terdapat sehingga ).
Jika buah objek dimasukkan ke dalam buah wadah, maka setidaknya ada satu wadah yang berisi sekurang-kurangnya:
di mana adalah fungsi ceiling.
2. Argumen Paritas dalam Kombinatorika
Paritas mengacu pada sifat keganjilan (oddness) atau kegenapan (evenness) dari suatu bilangan bulat. Dalam banyak masalah eksistensi, kita dapat menunjukkan bahwa suatu konfigurasi tidak mungkin dicapai dengan membuktikan bahwa paritas dari status awal dan status akhir tidak pernah bisa bersesuaian.
Aturan Dasar Paritas
- Ganjil Ganjil Genap
- Ganjil Genap Ganjil
- Genap Genap Genap
- (Ganjil) (Ganjil) Ganjil
- (Ganjil) (Genap) Genap
Pewarnaan Papan Catur (Chessboard Coloring)
Banyak masalah paritas yang melibatkan papan catur atau kisi-kisi (grid) dapat diselesaikan dengan memberikan warna hitam dan putih secara berselang-seling sebagai bentuk visual argumen paritas.
Jika sebuah papan catur dihilangkan dua kotak pojoknya yang berlawanan (misal kiri atas dan kanan bawah), maka papan tersebut tidak dapat ditutupi secara sempurna oleh 31 domino berukuran .
Setiap domino akan selalu menutupi tepat satu kotak putih dan satu kotak hitam, terlepas dari bagaimana ia diletakkan. Papan catur standar memiliki 32 kotak putih dan 32 kotak hitam. Dua kotak pojok yang berlawanan memiliki warna yang sama (keduanya putih). Maka, papan yang dimodifikasi memiliki 30 kotak putih dan 32 kotak hitam. Karena 31 domino memerlukan 31 kotak putih dan 31 kotak hitam, maka pengubinan (tiling) tersebut tidak mungkin dilakukan.
Contoh Soal & Pembahasan
Buktikan bahwa di antara 13 orang, setidaknya ada dua orang yang lahir di bulan yang sama.
Diberikan himpunan . Jika kita memilih bilangan dari , buktikan bahwa selalu ada dua bilangan yang dipilih sedemikian sehingga salah satunya membagi bilangan yang lain.
Sebuah algoritma dimulai dengan menuliskan bilangan di papan tulis. Setiap langkah, kita menghapus dua bilangan dan , lalu menuliskan sebagai gantinya. Proses ini berlanjut sampai hanya tersisa satu bilangan. Mungkinkah bilangan terakhir yang tersisa adalah 0?
Latihan Soal
Buktikan bahwa di dalam sebuah pesta yang dihadiri oleh orang (), selalu terdapat setidaknya dua orang yang memiliki jumlah kenalan yang sama di antara para tamu tersebut.
💡 Tampilkan Pembahasan / Solusi Sembunyikan Pembahasan ▾
Pembahasan: Banyaknya kenalan yang mungkin untuk setiap orang adalah dari .
- Jika ada seseorang yang mengenal orang, maka tidak ada orang yang mengenal orang. Jadi jumlah kenalan yang mungkin hanya (ada nilai).
- Jika tidak ada yang mengenal orang, maka jumlah kenalan yang mungkin adalah (ada nilai). Dalam kedua kasus, ada orang (merpati) dan kemungkinan nilai kenalan (sangkar). Berdasarkan Pigeonhole Principle, pasti ada 2 orang yang memiliki jumlah kenalan sama.
Diberikan 5 titik di dalam sebuah persegi berukuran . Buktikan bahwa terdapat setidaknya dua titik yang jaraknya tidak lebih dari .
💡 Tampilkan Pembahasan / Solusi Sembunyikan Pembahasan ▾
Pembahasan: Bagilah persegi menjadi 4 buah sub-persegi berukuran . Karena terdapat 5 titik dan 4 sub-persegi, berdasarkan Pigeonhole Principle, pasti terdapat sekurang-kurangnya 2 titik yang berada di dalam (atau pada batas) sub-persegi yang sama. Jarak maksimum antara dua titik di dalam persegi adalah panjang diagonalnya, yaitu . Maka terbukti jarak kedua titik tersebut .
Dapatkah sebuah kuda catur (knight) melompat dari kotak dan berakhir di kotak dalam tepat 63 langkah dengan mengunjungi setiap kotak di papan catur tepat satu kali?
💡 Tampilkan Pembahasan / Solusi Sembunyikan Pembahasan ▾
Pembahasan: Setiap kali kuda melompat, ia selalu berpindah ke warna kotak yang berbeda.
- Langkah 1: Pindah ke warna berbeda dari asal.
- Langkah ke-: Jika ganjil, kuda berada di warna berbeda dari asal; jika genap, kuda berada di warna yang sama dengan asal. Kotak dan memiliki warna yang sama pada papan catur . Maka untuk mencapai , diperlukan langkah genap. Karena 63 ganjil, perjalanan tersebut tidak mungkin dilakukan.
Navigasi Sub-Topik
- ← Sub-Topik Sebelumnya: Permutasi & Kombinasi
- Sub-Topik Selanjutnya: Prinsip Inklusi-Eksklusi →
🏆 Soal ONMIPA Terkait (1 Soal)
Bank Soal ONMIPABerikut adalah daftar soal ONMIPA-PT dari tahun-tahun sebelumnya yang menguji dan menerapkan konsep materi pada halaman ini:
Materi Terkait (Linked References) (2)
Prinsip Inklusi-Eksklusi, Derangement & Fungsi Onto
Formulasi Prinsip Inklusi-Eksklusi (PIE) untuk n himpunan, serta aplikasinya pada Derangement (pengacakan total) dan pencacahan Fungsi Surjektif (Onto).
Naskah Soal & Pembahasan ONMIPA PT 2025 — Seleksi Wilayah
Diskusi & Tanya Jawab
Punya pertanyaan atau diskusi terkait materi ini? Tuliskan komentar Anda di bawah.
Komentar ini mendukung penulisan notasi matematika LaTeX dan format Markdown. Seluruh pesan dimuat secara terisolasi di dalam iframe aman sehingga tidak akan merusak layout halaman website:
- Inline Math: Gunakan
$...$(contoh:$a \in G$). - Display Math: Berikan baris baru (enter) di sebelum & sesudah
$$atau gunakan blok kode```math(contoh:$$\n\frac{a+b}{2} \ge \sqrt{ab}\n$$).