Sifat Kelengkapan, Supremum dan Infimum
Materi Sifat Kelengkapan R, batas atas/bawah, definisi supremum & infimum, karakterisasi epsilon, serta latihan soal tingkat ONMIPA PT.
Sifat Kelengkapan (Completeness Property) merupakan pembeda struktural utama antara himpunan bilangan real dan himpunan bilangan rasional . Himpunan memiliki “lubang” (sebagai contoh, tidak ada bilangan yang memenuhi ), sedangkan mengisi seluruh titik secara kontinu pada garis bilangan real.
1. Definisi Batas Atas, Batas Bawah, Supremum, dan Infimum
Misalkan adalah himpunan tak kosong.
- Himpunan dikatakan terbatas di atas jika terdapat sedemikian sehingga untuk semua . Bilangan disebut sebagai batas atas dari .
- Himpunan dikatakan terbatas di bawah jika terdapat sedemikian sehingga untuk semua . Bilangan disebut sebagai batas bawah dari .
- Bilangan disebut supremum (batas atas terkecil) dari , dinotasikan , jika adalah batas atas dari , dan apabila adalah sebarang batas atas dari , maka .
- Bilangan disebut infimum (batas bawah terbesar) dari , dinotasikan , jika adalah batas bawah dari , dan apabila adalah sebarang batas bawah dari , maka .
2. Aksioma Kelengkapan dan Karakterisasi Epsilon
Setiap himpunan bagian tak kosong yang terbatas di atas selalu memiliki supremum di .
Dalam pembuktian analisis real dan penyelesaian soal ONMIPA-PT, kriteria berikut jauh lebih praktis dan efektif dibanding menggunakan definisi batas atas terkecil secara langsung.
Misalkan terbatas di atas dan adalah batas atas . Pernyataan berlaku jika dan hanya jika untuk setiap , terdapat elemen sedemikian sehingga
Bukti
Untuk membuktikan arah maju, kita mengasumsikan . Diberikan sebarang . Karena , maka nilai bukan lagi merupakan batas atas bagi . Akibatnya, haruslah terdapat elemen yang melampaui nilai tersebut, yaitu .
Sebaliknya untuk arah mundur, kita mengasumsikan bahwa adalah batas atas dan untuk setiap terdapat dengan . Kita hendak membuktikan bahwa adalah batas atas terkecil. Pengandaian: andaikan terdapat batas atas lain sedemikian sehingga . Kita memilih . Berdasarkan hipotesis, terdapat sehingga . Dengan memasukkan nilai , kita peroleh , yang bertentangan dengan kenyataan bahwa adalah batas atas bagi . Jadi haruslah , yang membuktikan . Pembuktian selesai.
3. Contoh Menghitung Supremum Himpunan
Tentukan untuk himpunan .
Penyelesaian
Kita menduga bahwa . Pembuktian kita bagi menjadi dua bagian utama.
Pertama, kita menunjukkan bahwa adalah batas atas bagi . Untuk setiap , kita tahu bahwa , sehingga . Karena pertidaksamaan ini berlaku untuk seluruh , maka terbukti merupakan batas atas dari .
Kedua, kita menggunakan karakterisasi . Diberikan sebarang . Kita mencari elemen sedemikian sehingga . Bentuk pertidaksamaan ini ekivalen dengan
Berdasarkan Sifat Archimedes, kita dapat memilih bilangan asli yang memenuhi . Elemen tersebut memenuhi . Berdasarkan karakterisasi , kita menyimpulkan bahwa .
Latihan Soal
Misalkan tak kosong dan terbatas di atas. Untuk , definisikan himpunan pergeseran . Buktikan bahwa
💡 Tampilkan Pembahasan / Solusi Sembunyikan Pembahasan ▾
Kita memisalkan .
Untuk setiap , terdapat sehingga . Karena , kita peroleh . Hal ini menunjukkan bahwa adalah batas atas dari himpunan , sehingga berlaku .
Sebaliknya, misalkan adalah sebarang batas atas dari . Maka untuk setiap , berlaku yang ekivalen dengan . Pertidaksamaan ini menunjukkan bahwa merupakan batas atas bagi . Karena adalah batas atas terkecil bagi , kita peroleh atau .
Karena bernilai kurang dari atau sama dengan sebarang batas atas dari , maka haruslah . Dari kedua pertidaksamaan yang telah kita dapatkan, kita menyimpulkan bahwa .
Buktikan bahwa jika dan adalah himpunan bagian dari yang terbatas di atas dan , maka
💡 Tampilkan Pembahasan / Solusi Sembunyikan Pembahasan ▾
Kita memisalkan . Berdasarkan definisi supremum, adalah batas atas bagi himpunan .
Karena , maka setiap elemen juga merupakan anggota dari . Akibatnya, pertidaksamaan berlaku untuk seluruh , yang berarti juga merupakan batas atas bagi himpunan .
Karena didefinisikan sebagai batas atas terkecil bagi , maka nilai tidak boleh melebihi sebarang batas atas . Oleh karena itu, kita menyimpulkan bahwa .
Misalkan adalah himpunan-himpunan tak kosong yang terbatas di atas. Definisikan . Buktikan bahwa
💡 Tampilkan Pembahasan / Solusi Sembunyikan Pembahasan ▾
Kita memisalkan dan .
Untuk setiap , terdapat dan sedemikian sehingga . Karena dan , kita menjumlahkan kedua pertidaksamaan tersebut sehingga didapatkan . Hal ini membuktikan bahwa adalah batas atas bagi himpunan , sehingga berlaku .
Untuk membuktikan pertidaksamaan sebaliknya, kita mengambil sebarang . Berdasarkan Karakterisasi Epsilon untuk dan , terdapat dan sedemikian sehingga
Dengan menjumlahkan kedua pertidaksamaan tersebut, kita peroleh . Karena , maka bukan merupakan batas atas bagi . Berdasarkan Karakterisasi Epsilon untuk , kita menyimpulkan bahwa .
Misalkan tak kosong dan terbatas di atas. Untuk skalar positif , definisikan . Buktikan bahwa
💡 Tampilkan Pembahasan / Solusi Sembunyikan Pembahasan ▾
Kita memisalkan .
Untuk setiap , terdapat sehingga . Karena dan , kita mengalikan pertidaksamaan dengan sehingga diperoleh . Hal ini menunjukkan bahwa adalah batas atas bagi himpunan , yang memberikan .
Sebaliknya, untuk sebarang , berlaku , yang ekivalen dengan untuk semua . Karena , kita membagi kedua ruas dengan sehingga didapatkan untuk seluruh . Hal ini membuktikan bahwa merupakan batas atas bagi himpunan .
Karena adalah batas atas terkecil bagi , kita peroleh , yang setelah dikalikan menghasilkan . Dari dua arah pertidaksamaan tersebut, kita menyimpulkan bahwa .
Misalkan terbatas di bawah dan adalah batas bawah . Buktikan bahwa jika dan hanya jika untuk setiap , terdapat sedemikian sehingga .
💡 Tampilkan Pembahasan / Solusi Sembunyikan Pembahasan ▾
Untuk membuktikan arah maju, kita mengasumsikan bahwa . Diberikan sebarang . Karena , maka nilai bernilai lebih besar dari batas bawah terbesar, sehingga bukan lagi merupakan batas bawah bagi . Oleh karena itu, haruslah ada elemen yang lebih kecil darinya, yaitu .
Untuk membuktikan arah mundur, kita mengasumsikan adalah batas bawah dan untuk setiap terdapat dengan . Pengandaian: andaikan terdapat batas bawah lain dari sedemikian sehingga . Kita memilih . Berdasarkan hipotesis, terdapat sehingga . Hal ini memberikan , yang bertentangan dengan kenyataan bahwa adalah batas bawah bagi . Jadi pengandaian salah dan haruslah , yang membuktikan .
Misalkan adalah fungsi-fungsi bernilai real yang terbatas pada domain . Buktikan ketaksamaan supremum jumlah fungsi berikut
💡 Tampilkan Pembahasan / Solusi Sembunyikan Pembahasan ▾
Kita memisalkan dan . Berdasarkan definisi supremum fungsi, untuk setiap berlaku pertidaksamaan
Dengan menjumlahkan kedua pertidaksamaan tersebut, kita peroleh bahwa untuk seluruh berlaku
Pertidaksamaan ini menunjukkan bahwa bilangan real merupakan batas atas bagi himpunan nilai fungsi .
Karena didefinisikan sebagai batas atas terkecil bagi himpunan nilai , maka nilainya tidak boleh melebihi sebarang batas atas lain dari himpunan tersebut. Oleh karena itu, kita menyimpulkan bahwa . Pembuktian selesai.
Navigasi Sub-Topik
- ← Sub-Topik Sebelumnya: Sifat Aljabar & Urutan Bilangan Real
- Sub-Topik Selanjutnya: Sifat Archimedes & Kerapatan Bilangan Rasional →
🏆 Soal ONMIPA Terkait (15 Soal)
Bank Soal ONMIPABerikut adalah daftar soal ONMIPA-PT dari tahun-tahun sebelumnya yang menguji dan menerapkan konsep materi pada halaman ini:
Materi Terkait (Linked References) (20)
Barisan Cauchy dan Kriteria Konvergensi Cauchy
Definisi formal barisan Cauchy, pembuktian keterbatasan, Teorema Kriteria Konvergensi Cauchy, kelengkapan R vs ketidaklengkapan Q, serta latihan soal terstruktur.
Himpunan Kompak dan Teorema Heine-Borel
Materi lengkap Open Cover, sub-cover berhingga, Teorema Heine-Borel, kekompakan sekuensial, Teorema Irisan Cantor, dan latihan soal ONMIPA PT.
Latihan Akhir Modul & Pembahasan Soal
Kumpulan lengkap 20 soal isian singkat dan 10 soal essay pembuktian analisis real tingkat ONMIPA PT beserta pembahasan terstruktur.
Sifat Archimedes dan Kerapatan Bilangan Rasional
Materi Sifat Archimedes, akibat keterbatasan N di R, Teorema Kerapatan rasional & irasional, eksistensi akar dua, dan latihan soal ONMIPA PT.
Sifat Aljabar dan Urutan Bilangan Real
Materi lengkap Sifat Aljabar, Aksioma Lapangan Terurut, Hukum Trikotomi, Ketaksamaan Segitiga, dan Ketaksamaan Bernoulli untuk persiapan Analisis Real ONMIPA PT.
Topologi Dasar di Bilangan Real
Materi lengkap Persekitaran epsilon, himpunan terbuka dan tertutup, titik limit, interior, closure, serta latihan soal topologi R tingkat ONMIPA PT.
Naskah Soal ONMIPA PT 2006 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2007 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2008 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2009 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2010 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2011 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2012 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2013 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2015 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2016 — Analisis Real
Naskah Soal ONMIPA PT 2017 — Analisis Real
Naskah Soal & Pembahasan ONMIPA PT 2018 — Analisis Real
Naskah Soal & Pembahasan KNMIPA PT 2021 — Seleksi Wilayah
Naskah Soal & Pembahasan ONMIPA PT 2025 — Seleksi Wilayah
Diskusi & Tanya Jawab
Punya pertanyaan atau diskusi terkait materi ini? Tuliskan komentar Anda di bawah.
Komentar ini mendukung penulisan notasi matematika LaTeX dan format Markdown. Seluruh pesan dimuat secara terisolasi di dalam iframe aman sehingga tidak akan merusak layout halaman website:
- Inline Math: Gunakan
$...$(contoh:$a \in G$). - Display Math: Berikan baris baru (enter) di sebelum & sesudah
$$atau gunakan blok kode```math(contoh:$$\n\frac{a+b}{2} \ge \sqrt{ab}\n$$).